Uncategorized

Lowongan Penerjemah Komik di Level Comics

Bagi yang ingin mecoba untuk menjadi penerjemah komik, silakan coba klik link ini.

Untuk tips mengikuti tesnya bisa cek di blog saya.

Selamat mencoba!! ^^

Uncategorized

Visa Pelajar (Student Visa) ke Jepang

 

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (1999:1119), visa adalah izin (persetujuan) memasuki negara lain atau tinggal sementara di negara lain yang berwujud cap dan paraf yang dibubuhkan oleh pejabat perwakilan negara yang bersangkutan pada paspor pemohon. Sedangkan menurut situs Kedutaan Besar Jepang di Indonesia, visa adalah sebuah rekomendasi yang diberikan kepada warga negara asing untuk dapat masuk ke negara Jepang dan bukan berarti izin mutlak atau jaminan untuk dapat masuk ke negara Jepang .

Pengajuan visa dilakukan sebelum pergi ke Jepang. proses pembuatan visa minimal membutuhkan waktu 4 hari kerja. Pembuatan visa Jepang dilakukan di Kedutaan Besar atau Konsulat Jendral Jepang sesuai dengan wilayah yurisdiksi masing-masing. Contoh, jika alamat yang tertera dalam paspor adalah Bandung, maka pengurusan visa dilakukan di Jakarta. Sedangkan untuk yang beralamat di Malang, pengurusan dilakukan di Surabaya. Untuk daftar wilayah yurisdiksi bisa cek disini.

Persyaratan pembuatan visa berbeda-beda tergantung dari jenis visa yang akan diajukan. Salah satu jenis visa adalah visa pelajar . Visa pelajar adalah visa yang diberikan kepada warga negara asing yang menempuh pendidikan di Jepang. Persyaratan yang harus dilengkapi untuk mengajukan visa pelajar di Jepang adalah:

1. Paspor

2. Formulir permohonan visa

3. Pasfoto terbaru

4. Foto kopi KTP (Surat Keterangan Domisili)

5. Certificate of Eligibility (Asli & fotokopinya)

Visa pelajar di Jepang memiliki masa berlaku hingga 2 tahun. Jika hingga masa berlaku visa habis sebelum menyelesaikan pendidikannya, maka visa pelajar dapat diperpanjang hingga 2 tahun lagi. Perpanjangan visa dilakukan di kantor imigrasi Jepang sebelum masa berlaku visa habis.


Informasi visa Kedutaan Besar Jepang di Indonesia. http://www.id.emb-japan.go.jp/visa.html.

Informasi visa khusus (visa belajar/pelatihan/bekerja/menetap dalam jangka waktu tertentu) Kedutaan Besar Jepang di Indonesia. http://www.id.emb-japan.go.jp/visa_4.html.

Uncategorized

Tips Mengikuti Tes Penerjemah Komik Jepang

Saya mau coba bagikan pengalaman saya ketika mengikuti tes untuk menjadi penerjemah komik Jepang.

Tes untuk menjadi penerjemah komik adalah menerjemahkan komik. Ya, ketika itu saya diberikan 20 lembar (1 lembar 2 halaman komik) naskah komik Jepang yang harus diterjemahkan. Dua puluh lembar tersebut terdiri dari 10 lembar komik shonen dan 10 lembar komik shojo. Tata cara tesnya:

1. Waktunya 4 jam
2. Diperbolehkan untuk menggunakan kamus
3. Menuliskan dalam Bahasa Indonesia dialog-dialog pada komik yang balon dialognya sudah diberi nomor

Karena yang diterjemahkan adalah komik, Bahasa Indonesia yang digunakan tidak boleh kaku, tetapi bukan berarti kaedah-kaedah dalam berbahasa Indonesia jadi dilupakan. Lalu, jangan mentang-mentang ‘hanya’ menerjemahkan komik, kita menganggap remeh kegiatan tersebut. Justru karena menerjemahkan komik, kita harus punya pengetahuan umum yang luas. Kenapa? Karena kita tidak tahu komik genre apa dan cerita apa yang ditawarkan. Pengalaman saya sendiri, ketika tes saya diberi komik tentang mobil. Penggalan naskah yang saya dapat sedang menceritakan bagian-bagian dari mesin mobil. Beberapa orang peserta tes wanita yang ikut tes bersama saya mengeluh karena dia sama sekali tidak mengerti dan di kamusnya tidak ada terjemahan untuk nama-nama suku cadang mobil.

Saya coba berikan beberapa tips bagi yang ingin mengikuti tes penerjemah komik:
1. Usahakan punya pengetahuan umum yang cukup luas. Genre cerita komik sangat bervariatif, tidak melulu fighting seperti Naruto atau One Piece.
2. Pakai kamus elektronik. Jika tidak punya, lebih baik bawa laptop sekalian. Kadang-kadang ada huruf yang kita tidak tahu cara bacanya, sebaiknya punya kamus yang bisa mencari tahu cara bacanya. Kamus elektronik yang bisa membaca stroke sangat membantu, tapi kalau tidak punya, bisa pakai fitur IME di komputer yang sudah terinstall Japanese Laguage Pack
3. Baca komik-komik terjemahan. Beberapa kata yang tidak baku seperti nggak atau kata kerja yang berakhiran -in diperbolehkan untuk dipakai. Usahakan untuk memperhatikan penggunaan kata-kata yang ada di komik-komik terjemahan.

Semoga tips diatas bisa membantu. Bagi yang ingin coba ikutan tes, bisa coba lihat disini. Saya tidak tahu apakah lowongannya masih terbuka atau tidak, tapi tidak ada salahnya untuk mencoba, bukan?

Selamat mencoba! Gambatte kudasai!

Uncategorized

Komedi Jepang – Manzai

Satu hal yang saya suka dari tontonan di Jepang adalah acara komedi. Ada beberapa tipe komedi di Jepang. Saya akan mencoba untuk menulis beberapa diantaranya. Jenis komedi yang paling saya suka adalah manzai 漫才. Manzai bisa dibilang mirip dengan stand up comedy yang saat ini sedang populer di Indonesia. Boleh dibilang satu-satunya perbedaan adalah jumlah penampilnya. Jika dalam stand up comedy, jumlah penampilnya satu orang, maka dalam manzai terdapat 2 orang. Kedua penampil ini memiliki peran yang berbeda-beda. Satu orang akan menjadi boke ボケ, sedangkan satu lagi akan menjaditsukkomi つっこみ . Saya tidak yakin bagaimana menerjemahkan kedua istilah ini, tetapi menurut saya contoh yang pas di Indonesia untuk boke adalah Bolot dan tsukkomi adalah Malih .

Boke berperan sebagai pengumpan tawa. Biasanya boke akan bercerita atau memperagakan sesuatu tetapi salah. Fungsi tsukkomi adalah memberitahukan kesalahan yang dilakukan oleh boke. Ketika tsukkomi sedang ‘membetulkan’ boke, disanalah penonton akan tertawa. Kombinasi antara umpan dari boke dan ‘smash’ dari tsukkomi akan menjadi penentu lucu atau tidaknya materi yang disampaikan oleh pasangan manzai atau biasa disebut dengan istilah kombi コンビ.

Materi yang disampaikan oleh pasangan manzai umumnya disampaikan dengan cepat. Pada waktu pertama kali saya melihat manzai, saya tidak bisa menangkap dengan utuh pembicaraan mereka. Jangankan untuk melihat kamus, mendengarkan apa yang disampaikannyapun cukup sulit. Namun setelah terbiasa, saya sungguh merasa sangat terhibur. Materi yang dibawakan biasanya berupa permainan kata atau kejadian-kejadian yang umum di Jepang.

Menurut saya, apa yang membuat materi manzai dapat diterima oleh mayoritas warga Jepang adalah keseragaman pengalaman yang dirasakan oleh setiap orang Jepang. Ketika masih bersekolah, mereka pasti merasakan yang namanya makan siang bersama. Ketika bekerja, mereka pasti akan merasakan lembur dan diajak minum-minum oleh bos. Keseragaman dalam kehidupan sehari-hari menjadikan orang Jepang memiliki ‘pengalaman’ yang sama terhadap hal-hal yang umum. Ketika kejadian-kejadian tersebut diangkat menjadi materi manzai, semua orang akan memiliki memori yang sama.

Bagi yang ingin tahu seperti apa manzai tersebut, saya sertakan link di youtube dari salah satu grup manzai favorit saya, Taka and Toshi タカアンドドシ. Selamat menonton!

Uncategorized

Masakan Jepang

Tempura, yakiniku, shabu-shabu, katsu dan sushi adalah contoh dari masakan Jepang yang dikenal oleh orang Indonesia. Masakan Jepang tidak hanya dijual di restoran-restoran Jepang atau di mal-mal sja, tapi kini masakan Jepang bisa ditemui juga di pedagang kaki lima. Kebanyakan dari kita memang mengenal masakan Jepang yang berupa gorengan. Hal ini disebabkan karena telah terjadi penyesuaian rasa agar dapat diterima oleh lidah orang Indonesia. Lalu, seperti apa masakan Jepang yang asli itu?

Ketika berada di Jepang, saya pernah mendapat kesemoatan untuk menikmati hidangan Jepang yang full course. Jangan dibayangkan akan muncul yakiniku, sushi atau masakan gorengan lainnya. Lauk utamanya memang ikan, tapi dihidangkan seperti semur yang memakai kecap asin. Untuk pembukanya berupa tsukemono atau sayuran yang sudah diasinkan. Untuk sup-nya ada miso shiru atau sup miso. Kemudian ada juga tahu sutera mentah. Jujur saja, saya hanya bisa mengatakan bahwa saya bisa memakannya, tapi tidak bisa mengatakan jika itu enak.

Prinsip dalam masakan Jepang adalah sa shi su se so atau dikenal juga dengan istilah ryouri no sa shi su se so. Kelima elemen tersebut harus ada dalam setiap masakan Jepang:
Sa untuk satou (gula)
Shi untuk shio (garam)
Su untuk osu (vinegar)
Se untuk shoyu (shoyu/kecap asin Jepang)
So untuk miso (miso, seperti tauco)

Karena harus mengandung kelima elemen tersebut, tidak heran jika masakan Jepang di dominasi oleh rasa shoyu dan miso. Kalau ingin mencoba hidanga  Jepang asli ketika sedang di Jepang, cobalah untuk menginap di ryokan atau penginapan ala Jepang. Walaupun bukan hidangan full couse, tapi setidaknya kita bisa mencoba apa yang dimaksud dengan ryouri no sa shi su se so tersebut. Selamat mencoba!

Uncategorized

Dajare

Dajare adalah permainan kata dalam bahasa Jepang. Dajare terdiri dari dua kata da 駄 dan share 洒落. Konon awalnya dajare adalah sesuatu yang intelektual karena memainkan kata-kata yang bunyinya mirip/sama namun ditulis menggunakan huruf yang berbeda. Karena dianggap intelek, maka kesan keren (share) muncul. Namun adanya anggapan bahwa dajare ini lebih sering dilontarkan oleh orang-orang tua, maka lama-kelamaan tidak lagi dianggap keren hingga akhirnya diberi tambahan da 駄 yang artinya tidak menarik.

Bagi yang menonton atau membaca serial Detektif Conan tentu kenal dengan tokoh Prof. Agasa. (Saya sebenarnya bingung, kenapa Agasa Hakase diterjemahkan menjadi ‘Prof. Agasa’, padahal hakase = doktor?). Dalam serial movie, biasanya Prof. Agasa mengeluarkan teka-teki yang jawabannya adalah dajare. Begitu juga dengan Mouri Kogoro, kegemarannya adalah melontarkan dajare. Yaah, bisa dibilang ini menguatkan asumsi bahwa dajare biasa dilontarkan oleh orang-orang tua.

Terlepas dari pandangan itu, saya sendiri merasa dajare adalah sesuatu yang menarik. Karena secara tidak langsung bisa membaca kanji dari huruf-huruf yang berbeda, kita bisa sekaligus melatih kemampuan untuk membaca kanji. Beberapa dajare yang “klasik” adalah:

ねころんだ

布団吹っ飛んだ!

電話でんわ

Bagi yang ingin tahu lebih banyak contoh-contoh dajare, bisa follow @DajareStation. Selamat menikmati!

Uncategorized

Romanisasi Kata Serapan Bahasa Jepang

オーマイゴッド!!(OMG)

Itu mungkin kata yang paling pas ketika membaca kata serapan asing dalam bahasa Jepang. Kata serapan tersebut umumnya ditulis dengan huruf katakana. Cukup mudah untuk menemukan kata-kata serapan tersebut dalam bahasa Jepang. Beberapa contoh yang lazim digunakan dalam percakapan sehari-hari adalah コンビニ (convinience store), チケット (ticket), ボール (ball), サッカー (soccer) dsb. Ejaan yang dipakai dalam bahasa serapan menggunakan ejaan berdasarkan cara bacanya. Namun karena keterbatasan cara baca dalam bahasa Jepang, pelafalan kata serapan tidak melulu sesuai dengan aslinya.

Ketika saya menerjemahkan komik, saya sering sekali mengalami  kesulitan dalam melakukan romanisasi kata-kata serapan tersebut. Salah satu contohnya adalah komik yang berjudul The Drops of God. Dalam komik yang menceritakan tentang wine ini, terdapat begitu banyak merek wine dan cara penulisan dalam dialognya menggunakan huruf katakana! Saya sangat bersyukur bahwa di zaman modern ini sudah ada yang namanya internet. Saya cukup menulis merek yang ditulis dalam katakana tersebut di dalam kotak pencarian Google dan… yosshiaaa!! Muncullah merek yang ditulis dalam huruf latin. Cara ini tidak selalu berhasil. Kadang karena penulisan dalam katakana yang berbeda (misal: panjang-pendeknya), hasilnyapun menjadi nihil. Kalau sudah begini kadang harus tanya sana-sini ke orang-orang yang lebih paham.

Nah, berikut ada beberapa contoh kata serapan yang cukup untuk membuat bingung bagaimana menulisnya dalam huruf latin. Berminat untuk mencoba?

ベイエ (bahasa Prancis)

サンナクチ (bahasa Korea)

コペルティ (bahasa Italia)