Uncategorized

Romanisasi Kata Serapan Bahasa Jepang

オーマイゴッド!!(OMG)

Itu mungkin kata yang paling pas ketika membaca kata serapan asing dalam bahasa Jepang. Kata serapan tersebut umumnya ditulis dengan huruf katakana. Cukup mudah untuk menemukan kata-kata serapan tersebut dalam bahasa Jepang. Beberapa contoh yang lazim digunakan dalam percakapan sehari-hari adalah コンビニ (convinience store), チケット (ticket), ボール (ball), サッカー (soccer) dsb. Ejaan yang dipakai dalam bahasa serapan menggunakan ejaan berdasarkan cara bacanya. Namun karena keterbatasan cara baca dalam bahasa Jepang, pelafalan kata serapan tidak melulu sesuai dengan aslinya.

Ketika saya menerjemahkan komik, saya sering sekali mengalami  kesulitan dalam melakukan romanisasi kata-kata serapan tersebut. Salah satu contohnya adalah komik yang berjudul The Drops of God. Dalam komik yang menceritakan tentang wine ini, terdapat begitu banyak merek wine dan cara penulisan dalam dialognya menggunakan huruf katakana! Saya sangat bersyukur bahwa di zaman modern ini sudah ada yang namanya internet. Saya cukup menulis merek yang ditulis dalam katakana tersebut di dalam kotak pencarian Google dan… yosshiaaa!! Muncullah merek yang ditulis dalam huruf latin. Cara ini tidak selalu berhasil. Kadang karena penulisan dalam katakana yang berbeda (misal: panjang-pendeknya), hasilnyapun menjadi nihil. Kalau sudah begini kadang harus tanya sana-sini ke orang-orang yang lebih paham.

Nah, berikut ada beberapa contoh kata serapan yang cukup untuk membuat bingung bagaimana menulisnya dalam huruf latin. Berminat untuk mencoba?

ベイエ (bahasa Prancis)

サンナクチ (bahasa Korea)

コペルティ (bahasa Italia)

 

Uncategorized

Penerjemah komik Jepang

Pada saat blog ini ditulis, sudah hampir 2 tahun saya menjadi penerjemah komik jepang. Awalnya sekedar iseng-iseng ketika sedang browsing di internet, saya menemukan lowongan untuk menjadi penerjemah lepas komik Jepang di sebuah penerbit. Setelah lulus ujian penerimaan berupa menerjemahkan kurang lebih 20 halaman komik, saya pun mulai bekerja sebagai penerjemah komik Jepang di penerbit tersebut. Jika saya bandingkan hasil terjemahan dulu dan sekarang, saya merasakan perbedaan dalam hasil terjemahannya. Satu yang paling terasa adalah mengenai tingkat kewajaran atau keberterimaan dalam Bahasa Indonesia. Tentunya saya tidak memungkiri bahwa peran editor sangatlah besar untuk memperbaiki hasil terjemahan saya. Setiap hasil terjemahan saya terbit, saya selalu membandingkan dengan terjemahan yang saya kirimkan ke penerbit dan memperhatikan perbedaan-perbedaannya. Pada saat-saat awal, saya melihat cukup banyak perbaikan yang dilakukan terhadap hasil terjemahan saya. Hal tersebut membuat saya paham bahwa menerjemahkan bukanlah sekedar mengganti kata dari bahasa asli saja. Dalam sebuah buku mengenai teori penerjemahan dikatakan bahwa menerjemahkan adalah menyampaikan pesan dari bahasa sumber ke bahasa sasaran. Hal inilah yang sebelumnya kurang saya perhatikan. Sering kali saya terlalu terpaku untuk menerjemahkan kata perkata dari bahasa Jepang, sehingga ketika dibaca kembali susunan bahasa Indonesia-nya menjadi kacau atau menjadi kalimat yang sulit di mengerti.

Saya pun kemudian berusaha agar terjemahan saya menjadi lebih baik. Selain membaca buku mengenai teori penerjemahan, saya pun membaca komik-komik terjemahan baik yang diterjemahkan oleh saya maupun oleh orang lain. Tujuannya adalah untuk mengetahui penggunaan kosakata yang lebih tepat. Terutama penulisan sound effect yang banyak ditemukan pada komik-komik Jepang. Sampai sekarangpun saya masih terus berusaha untuk memperbaiki kualitas terjemahan saya. Saya sering singgah ke situs forum milik penerbit untuk melihat apakah ada komentar mengenai terjemahan saya. Selain itu juga masukan dari teman-teman dan keluarga yang membaca komik hasil terjemahan saya menjadi pendorong agar saya terus memperbaiki diri. Saya juga berharap melalui blog ini dan jejaring sosial, saya bisa mendapat masukan secara langsung dari pembaca komik hasil terjemahan saya.

Beberapa judul komik yang sudah saya terjemahkan adalah:
– Jepang Tenggelam mulai no. 9
– Adamas mulai no.1
– Misaki no.1 mulai no.1
– Hikayat Genji mulai no. 2
– Homunculus mulai no. 9
– Until Death Do Us Part mulai no. 10

Masih ada lagi beberapa judul lain baik yang sudah maupun belum diterbitkan. Saya berharap untuk mendapat masukan yang berarti dari para pembaca. Yoroshiku onegaishimasu. m(_ _)m