Penerjemah komik Jepang

Pada saat blog ini ditulis, sudah hampir 2 tahun saya menjadi penerjemah komik jepang. Awalnya sekedar iseng-iseng ketika sedang browsing di internet, saya menemukan lowongan untuk menjadi penerjemah lepas komik Jepang di sebuah penerbit. Setelah lulus ujian penerimaan berupa menerjemahkan kurang lebih 20 halaman komik, saya pun mulai bekerja sebagai penerjemah komik Jepang di penerbit tersebut. Jika saya bandingkan hasil terjemahan dulu dan sekarang, saya merasakan perbedaan dalam hasil terjemahannya. Satu yang paling terasa adalah mengenai tingkat kewajaran atau keberterimaan dalam Bahasa Indonesia. Tentunya saya tidak memungkiri bahwa peran editor sangatlah besar untuk memperbaiki hasil terjemahan saya. Setiap hasil terjemahan saya terbit, saya selalu membandingkan dengan terjemahan yang saya kirimkan ke penerbit dan memperhatikan perbedaan-perbedaannya. Pada saat-saat awal, saya melihat cukup banyak perbaikan yang dilakukan terhadap hasil terjemahan saya. Hal tersebut membuat saya paham bahwa menerjemahkan bukanlah sekedar mengganti kata dari bahasa asli saja. Dalam sebuah buku mengenai teori penerjemahan dikatakan bahwa menerjemahkan adalah menyampaikan pesan dari bahasa sumber ke bahasa sasaran. Hal inilah yang sebelumnya kurang saya perhatikan. Sering kali saya terlalu terpaku untuk menerjemahkan kata perkata dari bahasa Jepang, sehingga ketika dibaca kembali susunan bahasa Indonesia-nya menjadi kacau atau menjadi kalimat yang sulit di mengerti.

Saya pun kemudian berusaha agar terjemahan saya menjadi lebih baik. Selain membaca buku mengenai teori penerjemahan, saya pun membaca komik-komik terjemahan baik yang diterjemahkan oleh saya maupun oleh orang lain. Tujuannya adalah untuk mengetahui penggunaan kosakata yang lebih tepat. Terutama penulisan sound effect yang banyak ditemukan pada komik-komik Jepang. Sampai sekarangpun saya masih terus berusaha untuk memperbaiki kualitas terjemahan saya. Saya sering singgah ke situs forum milik penerbit untuk melihat apakah ada komentar mengenai terjemahan saya. Selain itu juga masukan dari teman-teman dan keluarga yang membaca komik hasil terjemahan saya menjadi pendorong agar saya terus memperbaiki diri. Saya juga berharap melalui blog ini dan jejaring sosial, saya bisa mendapat masukan secara langsung dari pembaca komik hasil terjemahan saya.

Beberapa judul komik yang sudah saya terjemahkan adalah:
– Jepang Tenggelam mulai no. 9
– Adamas mulai no.1
– Misaki no.1 mulai no.1
– Hikayat Genji mulai no. 2
– Homunculus mulai no. 9
– Until Death Do Us Part mulai no. 10

Masih ada lagi beberapa judul lain baik yang sudah maupun belum diterbitkan. Saya berharap untuk mendapat masukan yang berarti dari para pembaca. Yoroshiku onegaishimasu. m(_ _)m

Iklan

14 thoughts on “Penerjemah komik Jepang”

  1. Kak Hanifu, salam kenal.
    Blog-nya unik juga. (^^)
    oiya Kak, untuk istilah sound effect yang Kakak maksud apakah onomatopea dan mimesis?

  2. senpai, mohon beritau lewat email berapa sih gaji penerjemah komik di penerbit tempat senpai? lalu sebulan di job berapa volume komik?
    hatur nuhun

  3. Mba waktu tes dateng lgsg ya….
    soalnya aku waktu itu dikirim via pos n halamannya banyak bgt kalo di total sih bisa sampe 50 halaman…
    kl misalnya lewat dr deadline pengaruh ga tuh?
    thanx ya

    1. 50 halaman itu kurang lebih setara dengan 1/4 naskah komik. Saya kurang tahu mbak dikasih berapa lama untuk mengerjakannya, tetapi sebagai perbandingan, 1 naskah komik utuh diberi waktu 2 minggu.

      Kalau lewat dari tenggat waktu yang ditentukan, tentunya kemungkinan juga tidak bisa menjaga deadline naskah yang asli. Sehingga kemungkinan untuk diterima menjadi kecil

    1. Saya menjadi penerjemah komik tidak ikut kursus terlebih dahulu.
      Setahu saya ada kursus penerjemahan komik yang diadakan oleh STBA LIA.
      Coba saja googling dengan kata kunci “kursus penerjemahan komik”.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s